FGD Riset Unggulan Daerah (RUD) Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Purworejo

By litbang 30 Sep 2024, 15:41:44 WIB litbang

Berita Terkait

Berita Populer

FGD Riset Unggulan Daerah (RUD) Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Purworejo

Purworejo, 23 September 2024 – Bertempat di Ruang Rapat Bappedalitbang Kabupaten Purworejo, Forum Group Discussion (FGD) digelar dengan fokus pada paparan awal Riset Unggulan Daerah (RUD) di bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Litbang Bappedalitbang Kabupaten Purworejo, Sri Palupi, SE., MM, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk tim peneliti, perwakilan BPS, Disdukcapil, dan Diskominfo.

Acara dimulai dengan sambutan dari Sekretaris Bappedalitbang, Maria Dini, yang menyoroti pentingnya data kependudukan yang valid untuk kualitas pelayanan pemerintah. Disampaikan bahwa terdapat dua sumber utama data penduduk di Kabupaten Purworejo, yaitu data administrasi kependudukan dan data sensus penduduk, yang memerlukan optimalisasi integrasi.

Paparan utama disampaikan oleh Ketua Tim Peneliti, Murhadi, S.Pd.T., M.Eng., yang menjelaskan tentang pengembangan model sistem pembaruan data penduduk permanen dan non-permanen berbasis crowdsourcing untuk mendukung terciptanya smart society di Kabupaten Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk memperbarui data kependudukan secara lebih akurat dan real-time dengan partisipasi masyarakat, meskipun tetap melibatkan mekanisme verifikasi untuk menjaga keakuratan data.

Diskusi yang berlangsung melibatkan berbagai masukan dari peserta. Beberapa poin penting yang disampaikan termasuk perlunya integrasi pembaruan data secara digital yang memungkinkan akses real-time, penekanan pada peningkatan validitas data pendidikan dan status perkawinan, serta definisi yang lebih jelas mengenai penduduk non-permanen. Perwakilan dari BPS dan Diskominfo juga menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan data, termasuk pentingnya sosialisasi dan keamanan data.

FGD diakhiri dengan pernyataan dukungan dari Sri Palupi yang berharap tim peneliti segera melanjutkan penelaahan sistem yang ada dan menyusun desain sistem alternatif yang lebih baik. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan solusi yang optimal dalam meningkatkan kualitas data kependudukan di Kabupaten Purworejo. (hsn/yan)