Inovasi Perangkat Daerah Kian Berkualitas, IID Kabupaten Purworejo Terus Meningkat

By ADMINBAPPEDA 17 Des 2025, 11:58:18 WIB litbang
Inovasi Perangkat Daerah Kian Berkualitas, IID Kabupaten Purworejo Terus Meningkat

PURWOREJO - Bapperida Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Inovasi Perangkat Daerah dan Koordinasi Penilaian Kinerja Inovasi Perangkat Daerah (15/12) bertempat di Ruang Rapat Timur Bapperida Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh perangkat daerah pengusul inovasi. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Purworejo, Sri Palupi, SE., M.Si., menyampaikan bahwa diseminasi inovasi penting untuk mendorong peningkatan kualitas, replikasi, dan keberlanjutan inovasi perangkat daerah. Inovasi diharapkan mampu menjawab permasalahan nyata serta memberikan dampak terukur terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah. Perangkat Daerah saat ini diharapkan sudah mulai mempersiapkan inovasi tahun 2026 dan inovasi tahun 2027, utamanya pada rancang bangun inovasinya. Untuk rencana inovasi yang dibangun atau dikembangkan di tahun 2027, harus mengikuti proses perencanaan formal yang telah dijadwalkan, yaitu mulai dimasukkan dalam Ranwal Renja Perangkat Daerah , dpaat berupa aktivitas pada sub kegiatan terkait. Permasalahan dan potensi pada tiap-tiap urusan kewenangan daerah yang merupakan basis utama dari pembangunan atau pengembangan inovasi daerah harus didalami oleh masing-masing perangkat daerah pengampu urusan, sehingga inovasi yang dibangun relevan dengan permasalahan yang dihadapi maupun potensi yang dimiliki. 

Dalam sesi diseminasi, dipresentasikan inovasi perangkat daerah yang merupakan pemenang kompetisi inovasi perangkat daerah Kabupaten Purworejo tahun 2025 oleh masing-masing perangkat daerah inovator. Yaitu inovasi SIMAESTRO Versi 2.0 dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, SAPA ASN dari BKPSDM Kabupaten Purworejo, KARANGPANDAN dari DKPP, GEMBLUNG DADI WARAS (Gerakan Membanggun Lumbung Menuju Swasembada Beras) dari Kec.Purworejo, EKSOTIKA BAGELEN (Eksplorasi potensi kewilayahan, seni dan budaya) dari Kec.Bagelen, PENDOK (pengolahan Enceng Gondok) dari Kec.Grabag.

Inovasi-inovasi tersebut tersebut merupakan modal utama pemerintah kabupaten untuk mengikuti ajang Innovative Gavernment Award Tahun 2026, yang juga merupakan komponen utama dari penghitungan Indeks Inovasi Daerah (IID).

Indek Inovasi Daerah (IID) dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu Satuan Daerah dan Satuan Inovasi Daerah. Tahun 2025, Kabupaten Purworejo mencatat sebanyak 138 inovasi daerah dengan skor kematangan rata-rata 90. Capaian IID Kabupaten Purworejo menunjukkan peningkatan signifikan menjadi 75,45. Ke depan, perangkat daerah diharapkan dapat mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan kualitas inovasi pada aspek esensi, dampak, dan keberlanjutan inovasi daerah.