▴Hut RI 81▴
- Bakesbangpol Purworejo Inisiasi FGD dan Konsultasi Penghitungan Indeks Ketahanan Nasional ke Lemhannas RI
- Bakesbangpol dan FKUB Sepakat Cukupi Temuan Hibah
- Wujudkan Data Valid dan Tepat Sasaran
- Rakor Pengawasan PDPB Triwulan III, Bawaslu Purworejo Dorong Akurasi Data Pemilih
- Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI, Momentum Mengenang Jasa Para Pahlawan
- Semarak HUT TNI, Ratusan Warga Bersihkan Goa Seplawan
- Joxzin Bersholawat dan Peduli Bencana, Momentum Anniversary ke-4 Brigade Joxzin Purworejo
- Bakesbangpol Purworejo Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan Kantor yang ASRI
- Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat
- Petakan Daerah Rawan Bencana Sosial di Purworejo
Rakor Stabilitas Sosial Politik Kemendagri Tekankan Pentingnya Kondusivitas untuk Keamanan Investasi di Daerah

Keterangan Gambar : Rakor Stabilitas Sosial Politik Kemendagri Tekankan Pentingnya Kondusivitas untuk Keamanan Investasi di Daerah
Brebes, 13
November 2025 — Kementerian Dalam Negeri RI menggelar Rapat
Koordinasi Dukungan Stabilitas Sosial Politik di Hotel Grand Dian, Kabupaten
Brebes. Kegiatan yang diikuti sekitar 250 peserta dari Forkopimda se-Jawa
Tengah, FKUB, dan FKDM Kabupaten Brebes ini mengusung tema “Guna Mendukung
Sukses Pelaksanaan Program Prioritas Presiden dan Keamanan Investasi di Daerah.”
Rakor
dihadiri Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Bahtiar
Baharuddin, M.Si., Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah mewakili
Gubernur, serta unsur Forkopimda kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Jaga Stabilitas Daerah
Dalam
sambutan mewakili Gubernur Jawa Tengah, Plt. Kepala Badan Kesbangpol menekankan
pentingnya menjaga kondusivitas sosial politik sebagai syarat utama
keberlanjutan investasi dan program pembangunan nasional.
Ia menyampaikan bahwa tanpa stabilitas, kepercayaan publik menurun, konflik
meningkat, dan kepastian investasi terganggu.
Pemprov
Jateng, lanjutnya, terus memperkuat sinergi Forkopimda serta menggandeng tokoh
masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan guna
menciptakan ruang sosial yang harmonis dan aman.
Kemendagri Tekankan Transformasi Pengelolaan Daerah
Dirjen
Polpum, Dr. Bahtiar Baharuddin, menekankan perlunya pembentukan Tim
Investasi dan Pembangunan Strategis di daerah untuk mempercepat iklim investasi.
Ia mengingatkan Forkopimda untuk aktif memetakan potensi konflik sosial dan
memperkuat partisipasi masyarakat melalui Siskamling.
“Pengelolaan
daerah dengan cara lama harus dihentikan. Daerah harus berani melakukan
perubahan dan memastikan penegakan hukum berjalan guna menjamin kelancaran
investasi,” ujarnya. Bahtiar menegaskan Jawa Tengah memiliki potensi besar
sebagai destinasi investasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Penguatan Materi dari Multipihak Keamanan dan Pemerintahan
Rangkaian
kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari berbagai institusi
strategis, antara lain:
- Deputi BIN mengenai peran intelijen dalam
pengamanan pemerintahan.
- Kementerian Investasi terkait keamanan
investasi dan iklim ekonomi kondusif.
- DPRD Jawa Tengah tentang optimalisasi
fungsi legislatif dalam menjaga stabilitas.
- Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, dan
Kejaksaan Tinggi mengenai dukungan keamanan serta penegakan hukum.
- BINDA Jateng tentang deteksi dini isu-isu
strategis.
Bakesbangpol: Komitmen Sinergi untuk Keamanan Investasi
Dari sudut
pandang Badan Kesbangpol, rakor ini menjadi momentum memperkuat koordinasi
lintas sektor dalam menjaga stabilitas sosial politik di daerah. Melalui
kolaborasi intensif dengan Forkopimda, FKDM, FKUB, dan elemen masyarakat,
pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memastikan lingkungan yang aman,
kondusif, dan ramah investasi.
Rakor ini
menegaskan bahwa stabilitas sosial politik adalah fondasi utama keberhasilan
pembangunan daerah dan kunci pencapaian program prioritas Presiden menuju Indonesia
Emas 2045.
.png)


