▴Hut RI 81▴
- Bakesbangpol Purworejo Inisiasi FGD dan Konsultasi Penghitungan Indeks Ketahanan Nasional ke Lemhannas RI
- Bakesbangpol dan FKUB Sepakat Cukupi Temuan Hibah
- Wujudkan Data Valid dan Tepat Sasaran
- Rakor Pengawasan PDPB Triwulan III, Bawaslu Purworejo Dorong Akurasi Data Pemilih
- Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI, Momentum Mengenang Jasa Para Pahlawan
- Semarak HUT TNI, Ratusan Warga Bersihkan Goa Seplawan
- Joxzin Bersholawat dan Peduli Bencana, Momentum Anniversary ke-4 Brigade Joxzin Purworejo
- Bakesbangpol Purworejo Gelar Jumat Bersih, Wujudkan Lingkungan Kantor yang ASRI
- Bakesbangpol Dorong Penguatan Peran Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren untuk Kerukunan Masyarakat
- Petakan Daerah Rawan Bencana Sosial di Purworejo
MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Teguhkan Sinergi Ulama dan Pemerintah Menuju Purworejo Religius dan Berkarakter

Keterangan Gambar : MUI Purworejo Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan
Purworejo — Dewan Pimpinan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo masa khidmah 2025–2030 resmi dikukuhkan
pada Kamis (6/11/2025) di Pendopo Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut
dirangkaikan dengan Halaqoh Ulama MUI se-Eks Karesidenan Kedu
mengusung tema “Sinergi MUI dan Pemerintah Daerah dalam Deklarasi Halal dan
Pengembangan Seni Budaya Islami untuk Mewujudkan Purworejo Religius dan
Berkarakter.”
Acara dihadiri oleh Bupati Purworejo Yuli
Hastuti, S.H., Ketua MUI Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji,
M.Si., para tokoh ulama, pimpinan ormas Islam, serta jajaran
Forkopimda. Sekitar 200 peserta hadir dari berbagai daerah,
termasuk pengurus MUI se-Eks Karesidenan Kedu.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat
suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Purworejo, dilanjutkan
pembacaan SK dan pengukuhan pengurus oleh Ketua MUI Jawa Tengah, serta tausiyah
oleh KH. Achmad Chalwani Nawawi.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Purworejo
KH. Ahmad Hamid AK, S.Pd.I. menyampaikan komitmennya untuk menjadikan
MUI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan
keagamaan kepada masyarakat. Ia juga membuka diri terhadap kritik dan masukan
demi kemajuan organisasi.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Tengah KH.
Ahmad Daroji berpesan agar MUI senantiasa beradaptasi dengan
perkembangan zaman. “Menuju Indonesia Emas 2045, MUI harus hadir membimbing umat,
menyiapkan generasi muda yang cerdas dan berakhlakul karimah. Ulama tidak boleh
lepas tangan terhadap perubahan zaman,” tegasnya.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti
dalam sambutannya menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial,
tetapi momentum memperkuat peran MUI sebagai khadimul ummah — pelayan
umat dan mitra pemerintah. “MUI memiliki tanggung jawab besar dalam membina
kerukunan, menjaga moderasi beragama, serta menjadi penyejuk di tengah
masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Purworejo
berkomitmen menjadikan MUI sebagai wadah yang inklusif dan bersinergi dengan
seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Purworejo yang religius dan
berkarakter.
Adapun susunan pengurus MUI Kabupaten Purworejo
masa khidmah 2025–2030 adalah sebagai berikut:
·
Ketua: KH. Ahmad Hamid AK,
S.Pd.I.
·
Sekretaris: Dr. H. Uan Abdul
Hanan, S.Ag.
·
Bendahara: H. Herman Susilo,
S.Pd., M.Pd.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh
kekeluargaan, menandai awal semangat baru dalam membangun sinergi antara ulama
dan pemerintah daerah menuju masyarakat Purworejo yang religius, harmonis, dan
berkarakter kuat.
.png)


